Diduga, Perdagangan Bayi Baru Lahir Libatkan Oknum Perawat RSUD, Direktur RSUD Mandau Bungkam

MANDAU, seputarriau.co - Tak disangka kalau memang ini terjadi, lagi lagi Dunia Medis atau kesehatan wilayah Kabupaten Bengkalis dibuat heboh dan viral saat ini.

Kenapa tidak, ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Bengkalis terutama Kecamatan Mandau saat ini dihebohkan dengan dugaan adanya keterlibatan seorang oknum perawat yang diduga melakukan tindak pidana kejahatan perdagangan manusia (TPPO) atas dugaan jual beli bayi pasien.

Isu yang kian meluas ditengah-tengah masyarakat kecamatan Mandau saat ini disampaikan melalui Sosial Media (Sosmed), bahkan pesan berantai.

Awak media, melakukan penelusuran di beberapa sosial media serta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) Kepolisian Republik Indonesia Daerah Riau.

Setelah melakukan penelusuran di Sosmed serta APH, awak media menemukan laporan dugaan perdagangan manusia yang mana melibatkan oknum perawat RSUD Mandau serta 2 orang lainnya.

Untuk sebuah kebenaran informasi serta berimbangnya sebuah berita, awak media mengkonfirmasi terkait isu yang beredar bahwa salah seorang oknum perawat di RSUD Mandau berinisial WN.

Agar lebih jelas kebenarannya Direktur RSUD Mandau drg. Sylvia Febriani, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (07/11/2025) melalui pesan whats app di nomor 0813-6558-xxxx pun tak kunjung menjawab hingga Sabtu (12/11/2025).

Sampai berita ini diterbirkan, Direktur RSUD Mandau selaku pejabat publik tak kunjung memberikan jawaban terkait dugaan keterlibatan oknum perawat RSUD Mandau dalam tindak pidana kejahatan perdagangan manusia tersebut.


Dew/Tim


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar